Seni Serangan ‘Blitzkrieg’ Madrid Berdurasi 14 Detik (VIDEO)

Liga108Real Madrid hanya butuh 14 detik untuk menghancurkan lawannya. Sepakbola selalu menyajikan keindahan dalam permainannya, dari segi taktik hingga filosofi bermain demi meraih satu hal, yakni kemenangan. El Real besutan Zinedine Zidane pun punya cara berkelas untuk mencetak gol, Senin (17/10/16). Seni Serangan ‘Blitzkrieg’ Madrid Berdurasi 14 Detik.

Ketika awal kedatangan Zidane sebagai pelatih Madrid menggantikan Rafael Benitez musim lalu. Legenda hidup Santiago Bernabeu itu menegaskan, bahwa timnya harus bermain menyerang dengan penguasaan bola, dan tentunya menghibur lawan.

Namun di sepakbola modern saat ini, sebuah klub kerap dituntut bermain fleksibel, tergantung dengan lawan yang dihadapinya. Los Galacticos yang bertabur bintang pun cukup mumpuni melakukannya, dan hal itu terbukti saat melawan Real Betis di pekan delapan La Liga Spanyol.

Unggul 3-0 dari Betis di Estadio Benito Villamarin, Madrid mencuri perhatian di gol keempat yang tercipta dengan serangan balik kilat. Serangan itu seperti halnya Blitzkrieg, yang dikenalkan oleh Jerman di Perang Dunia II, yang menyerang jantung pertahanan musuh ketika mereka lengah.

VIDEO

Jerman mengandalkan unit tank ringan dan pesawat tempur, untuk menggempur markas lawan. Pun demikian dengan Madrid yang hanya butuh waktu 14 detik, melibatkan lima pemain, dan 12 operan sebelum akhirnya menciptakan gol keempat.

Berawal dari kegagalan Betis memanfaatkan situasi sepak pojok, bola diberikan Mateo Kovacic kepada Pepe, yang melakukan operan satu dua.

Kovacic pun memberikan bola kepada Karim Benzema, yang melanjutkannya ke Cristiano Ronaldo, membalikkan bola kepada Pepe yang terus berlari ke depan, dan pada akhirnya Isco Alarcon mengakhirinya dengan gol.

real-madrid

Gol serangan balik kilat itu pun mengingatkan publik akan gol yang serupa, saat mengalahkan Bayern Munchen di semifinal Liga Champions 2013/14, musim saat Los Blancos meraih La Decima alias trofi ke-10 Liga Champions.