‘Sebuah Aib Jika Benar Pemain Leicester Yang Ingin Ranieri Dipecat’

‘Sebuah Aib Jika Benar Pemain Leicester Yang Ingin Ranieri Dipecat’

 

‘Sebuah Aib Jika Benar Pemain Leicester Yang Ingin Ranieri Dipecat’ – Dipecatnya Claudio Ranieri dari kursi manajer Leicester City akan menjadi hal yang memalukan bagi para pemain jika mereka adalah penyebab utamanya. Pendapat ini disuarakan mantan pemain internasional Inggris, Chris Sutton.

Hanya berjarak sembilan bulan dari pesta juara Premier League musim lalu, Leicester sudah berani memberhentikan orang yang menjadi otak kesuksesan mereka. Direksi klub beranggapan jika jebloknya peforma The Foxes di 2016/2017 menjadi alasan mengapa Ranieri harus pergi.

Memang benar jika saat ini Jamie Vardy dan kolega hanya berjarak satu poin dari jurang degradasi dan kalah di leg pertama Liga Champions atas Sevilla, namun fakta Ranieri dipecat masih belum bisa dimengerti oleh para publik sepak bola.

Bagaimanapun pelatih 65 tahun asal Italia itu adalah aktor yang bisa membuat kisah dongeng mereka musim lalu terjadi. Pergantian manajer di penghujung kompetisi juga diyakini bukan langkah bijak, apalagi armada King Power Stadium akan menjajal Liverpool dalam waktu dekat.

Rumor yang beredar menyebut jika sejumlah penggawa senior Leicester adalah dalang di balik keputusan Ranieri dipecat. Mereka menemui pihak owner klub dan mengeluhkan buruknya peforma mereka bersama The Tinkerman.

Sutton yang pernah menjalani kisah impian serupa dengan Blacburn Rovers saat menjadi kampiun Premier League musim 1994/1995 mengatakan jika hal ini adalah aib luar biasa andai benar terbukti.

“Jika benar ‘player power’ adalah penyebab perginya Ranieri itu akan jadi hal yang luar biasa memalukan,” ungkap Sutto pada TalkSPORT.

“Mereka cuma pemain apkiran yang gagal musim ini. Mereka harus berhati-hati dengan apa yang sudah mereka lakukan jika laporan yang beredar itu benar.”

Sutton sendiri masih bisa menerima jika keputusan pemecatan datang murni dari pihak klub. Keinginan para investor yang ingin hasil maksimal jelas tuntutan yang tidak terelakkan.

Sudah kalah dalam lima laga Premier League teranyar mereka, Leicester kini makin dekat dengan kompetisi Championship musim depan. Mungkin kisah menarik baru soal terdegradasinya juara bertahan akan terukir di akhir musim nanti.

 

Posted By – Agen Bola