Film Becoming Zlatan yang menceritakan tentang Ibrahimovic

Film Becoming Zlatan yang menceritakan tentang Ibrahimovic

Film Becoming Zlatan yang menceritakan tentang Ibrahimovic, Sebelum dikenal sebagai salah satu pemain kontroversial karena berbagai tingkah laku dan perkataannya, Zlatan Ibrahimovic ternyata pernah menjadi seorang remaja yang kikuk.

Hal itu dikisahkan secara gamblang dan menarik dalam bentuk film dokumenter berjudul Becoming Zlatan (Menjadi Zlatan).

Proyek film Becoming Zlatan merupakan hasil karya Magnus Gertten dan Fredrik Gertten, sepasang kakak beradik asal Swedia yang pernah meraih penghargaan dalam bidang perfilman.

Dalam pengerjaannya, Becoming Zlatan menghabiskan waktu selama 17 tahun. Film dokumenter ini akan dirilis oleh Studio Canal dalam bentuk DVD dan digital download pada 15 Agustus 2016.

Film Becoming Zlatan yang menceritakan tentang Ibrahimovic

Becoming Zlatan tentunya akan menjadi film dokumenter yang layak dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Pasalnya,Becoming Zlatan akan mengupas habis perjalanan karier Ibrahimovic.

Berdurasi 96 menit, Becoming Zlatan menampilkan sejumlah video Ibrahimovic yang belum pernah beredar sebelumnya, seperti aktivitasnya saat masih mengasah bakat di Malmo, hingga berada di klub sekelas Manchester United.

Pada dasarnya, Becoming Zlatan akan menunjukkan kerja keras Ibrahimovic dalam mencapai cita-citanya menjadi seorang pesepak bola besar di Eropa.

“Banyak orang membuat film tentang kehidupan dan uang saya. Jika subyek filmnya adalah saya, maka saya harus memiliki kontrol penuh,” ucap Ibra kepada media Swedia, Dagens Industri.

“Kami bisa membuat banyak film tentang saya. Seperti Rambo I sampai Rambo V, kami bisa bikin film Ibra-ca-da-bra satu sampai 10,” tutur kapten timnas Swedia tersebut.

Wajar apabila banyak produser yang ingin mengabadikan kisah Ibra ke dalam film. Pasalnya, ia memiliki karier yang unik.

Sejak meninggalkan klub pertamanya, Malmo FF, Ibrahimovic tak pernah gagal meraih gelar bersama tim yang ia bela. Kecuali trofi Liga Champions, Ibra mengantongi 2 titel Eredivisie, 6 scudetto, dan 4 kali juara Ligue 1. (Ade Jayadireja)

Penyerang andalan Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic, memiliki impian menjadi bintang layar lebar. Ia ingin mempunyai film berseri seperti Rambo yang diperankan oleh Sylvester Stallone.

Payet salah satu pemain terbaik di Euro 2016 dan menjadi sasaran

Payet salah satu pemain terbaik di Euro 2016 dan menjadi sasaran

Payet salah satu pemain terbaik di Euro 2016 dan menjadi sasaran, Salah satu pemilik West Ham United, David Gold, menegaskan tidak akan menerima tawaran dari klub lain terkait Dimitri Payet jika angkanya masih di bawah 50 juta poundsterling (sekitar Rp 859 miliar).

Pada musim 2015-2016, performa Payet bersama West Ham memang mengesankan. Pemain sayap 29 tahun itu sukses mencatatkan 12 gol serta 15 assist dari 38 laga di seluruh kompetisi.

Kemudian Payet melanjutkan kiprah gemilangnya bersama tim nasional Perancis di ajang Piala Eropa 2016. Dalam tujuh laga di turnamen itu, termasuk laga final, Payet mencatatkan tiga gol dan dua assist.

Berkat penampilan impresifnya bersama Les Bleus, julukan timnas Perancis, Payet menjadi salah satu pemain yang masuk ke dalam Tim Terbaik Piala Eropa 2016.

Tak heran, nama Payet pun kini mulai dikaitkan dengan klub yang lebih besar. Berdasarkan informasi yang berkembang, Payet kabarnya diminati oleh Chelsea, Manchester City, dan Paris Saint-Germain (PSG).

West Ham pun tak akan begitu saja melepaskan Payet. Namun, jika terpaksa menjualnya, West Ham bakal memasang harga yang tinggi.

Payet salah satu pemain terbaik di Euro 2016 dan menjadi sasaran

“Sejumlah klub besar datang setelah Payet menunjukkan kemampuannya. Kami tidak akan mendengarkan tawaran apapun yang nilainya di bawah 50 juta poundsterling,” ujar Gold kepadaBBC Radio Five Live, Senin (11/7/2016).

“Selain itu, kami juga perlu menjaga pemain terbaik. Payet sangat penting bagi kami, dan dia tidak dijual,” kata Gold menegaskan.

Gold menyatakan bakal berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankan Payet. Terlebih lagi, Payet baru saja memperbarui kontraknya pada Februari 2016, yang akan membuatnya terikat di West Ham hingga 2021.

“Dia memiliki hubungan yang hebat dengan pelatih, dan hal itu sangat penting untuk seorang pemain. Dia tinggal di London bersama keluarganya, dan para penggemar memujanya,” ucapnya.

Kabar sebelumnya Bilic mengatakan ia sangat senang atas penampilan Payet di Piala Eropa 2016. Akan tetapi dia mengharapkan Payet tidak berniat meninggalkan tim.

“Sebagai seorang manajer klub, saat pemain Anda terlibat di Piala Eropa maka banyak yang tertarik. Tidak bisa dimungkiri Payet adalah salah satu bintang turnamen,” kata Bilic kepada Daily Mail.

“Saya mengerti dengan kesuksesan yang dia raih, segala spekulasi mengenai dirinya akan muncul. Tidak benar kabar yang mengatakan bahwa saya tidak ingin dia bermain baik agar dia tidak meninggalkan West Ham. Saya ingin dia bermain bagus. Saya ingin dia mencetak sebuah hat-trick dan hat-trick lainnya di final,” sambungnya.

Payet baru semusim membela West Ham. Dengan catatan 9 gol dan 12 assists mengantarkan Payet ke timnas Perancis.

 

Meskipun terluka Ronaldo tetap menjadi pahlawan

Meskipun terluka Ronaldo tetap menjadi pahlawan

Meskipun terluka Ronaldo tetap menjadi pahlawan, Eder tampil sebagai pahlawan Portugal saat menaklukkan Prancis 1-0 dalam final Piala Eropa 2016. Bagi Eder, Cristiano Ronaldo juga memiliki peran di balik golnya. Sebelum masuk lapangan, Ronaldo membisikkan Eder bahwa dirinya akan mencetak gol.

Nama Eder mungkin masih asing di telinga pencinta sepak bola dunia. Pasalnya, Eder tak pernah memperkuat tim-tim top Eropa. Karier penyerang bernama lengkap Ederzito Antonio Macedo Lopes itu dimulai bersama klub Portugal, Oliveira Hostpital. Lalu, ia hijrah ke Tourizense sebelum merapat ke Academica pada 2008.

Meski hanya mencetak 18 gol dari 105 laga, Sporting Braga merekrutnya di musim panas 2012. Bersama Braga, ia mencetak 33 gol dari 82 laga. Ia pun sempat berseragam Swansea City pada enam bulan awal musim 2015/2016. Lalu, ia dilempar ke Lille pada musim dingin 2016.

Bersama Lille, Eder kembali menemukan kepercayaan dirinya. Ia membukukan enam gol dari 14 laga. Itu yang membuat pelatih Fernando Santos memasukkan namanya ke dalam skuat Portugal di Piala Eropa 2016. Terbukti, keputusan Santos tak sia-sia.

Meskipun terluka Ronaldo tetap menjadi pahlawan

Meski hanya dimainkan sebagai pengganti di tiga laga dengan total 54 menit bermain, Eder sukses memanfaatkan kesempatan untuk unjuk gigi. Hebatnya, aksi Eder diperlihatkan saat Portugal menemui kebuntuan kala menghadapi tuan rumah Prancis dalam final Piala Eropa 2016 di Stade de Frace, Senin (11/7/2016) dinihari WIB.

“Ronaldo memberitahu bahwa saya akan mencetak gol kemenangan. Ia memberikan saya kepercayaan diri. Namun, gol itu juga hasil dari kerja keras tim. Kami spektakular sepanjang laga,” kata Eder, seperti dikutip Goal.

Eder sendiri memang baru masuk menggantikan Renato Sanches di menit 79. Tujuan Santos memasukkan Eder adalah untuk menambah daya dobrak Portugal yang tak diperkuat Ronaldo sejak menit 25. Keluar lapangan tak membuat Ronaldo duduk diam di bangku cadangan.

Layaknya asisten pelatih, ia terlihat mendampingi Santos untuk menyuntikkan semangat kepada rekan-rekannya. Tak jarang rekannya mendapat omelan Ronaldo karena dianggap membuang-buang waktu. Saking emosionalnya, Santos sampai sempat mendorong Ronaldo agar tak terlalu dekat dengan lapangan.

Terbukti, arahan yang diberikan Ronaldo menghasilkan hal positif. Portugal sukses memecahkan kebuntuan lewat tendangan keras mendatar Eder di menit 109. Gol kemenangan itu membuat para pemain Prancis tertunduk lesu di akhir pertandingan.

“Ini bagus untuk mengucapkan selamat. Saya tahu kesempatan saya akan datang ketika dipanggil timnas. Santos tahu kualitas saya dan ia mempercayai saya,” ungkap Eder.

Segalanya telah dipersiapkan untuk UEFA tahun 2020 dengan 24 tim

Segalanya telah dipersiapkan untuk UEFA tahun 2020 dengan 24 tim

Segalanya telah dipersiapkan untuk UEFA tahun 2020 dengan 24 tim, Badan Tertinggi Sepak Bola Eropa (UEFA) berniat untuk tetap menggunakan sistem 24 tim untuk Piala Eropa 2020.

Piala Eropa 2016 yang sedang digelar di Prancis diikuti 24 tim. Dalam beberapa edisi Piala Eropa sebelumnya, pesta sepak bola benua Eropa ini diikuti 16 tim.

Perubahan ini membuka kesempatan untuk 5 debutan yaitu Albania, Irlandia Utara, Slowakia, Islandia, dan Wales. Dua nama terakhir menjadi tim kejutan dengan lolos ke fase gugur.

Namun, keputusan UEFA menggelar format 24 tim mendapat kritik dari sejumlah kalangan, salah satunya pelatih Jerman, Joachim Loew.

Segalanya telah dipersiapkan untuk UEFA tahun 2020 dengan 24 tim

 

Dia menilai, perubahan ini telah mengurangi kualitas turnamen. Loew melihat kepadatan jadwal menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan Jerman.

Dengan penambahan jumlah kontestan dari 16 menjadi 24, turnamen harus menggelar babak 16 besar. Namun, UEFA bersikeras terhadap keputusannya bahwa tak ada perubahan jumlah peserta pada Piala Eropa 2020.

“Keputusan telah dibuat untuk 24 tim dan segalanya telah dipersiapkan untuk tahun 2020 dengan 24 tim,” kata Sekjen sementara UEFA, Theodore Theodoridis.

“Namun, panitia khusus (UEFA National Team Competitions Committee) terus mengkaji unsur-unsur yang berbeda dan dilengkapi dengan proposal. Namun untuk 2020, kami akan terus menggunakan format peserta 24 tim. Untuk 2024, terbuka lebar untuk perubahan dan akan menjadi sebuah diskusi yang menarik karena ada plus dan minus untuk setiap format,” sambungnya.

Bahkan, Theodoridis tidak menutup kemungkinan Piala Eropa bisa digelar dengan 32 tim suatu saat nanti.

“Seandaianya Anda bertanya kepada saya mengenai 32 tim, saya yakin kami memiliki lebih dari 32 tim yang sangat kompetitif di Eropa,” ujarnya.

Piala Eropa 2020 juga tidak akan digelar di satu negara saja. Piala Eropa kali ini digelar di 13 kota berbeda di seluruh Eropa. Sebanyak 12 kota akan menyajikan tiga pertandingan babak penyisihan grup dan satu laga di babak 16 besar atau perempat final. Satu kota tersisa akan menggelar partai semifinal dan final.

Hal ini berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya di mana UEFA biasanya menunjuk satu negara untuk mengelar babak penyisihan grup hingga final.

Ronaldo selalu kesusahan menembus gawang Perancis

Ronaldo selalu kesusahan menembus gawang Perancis

Ronaldo selalu kesusahan menembus gawang Perancis, hal ini terjadi di beberapa pertandingan sebelumnya Perancis vs Portugal dan pada final Piala Eropa di Stade de France, Minggu ini pada tanggal 10-07-2016 akan menjadi sebuah misteri pada pertandingan tersebut.

Sebab, kapten Portugal itu selalu tampil melempem ketika bersua dengan Perancis. Dalam tiga pertemuan, Ronaldo tidak pernah mencetak gol dan Portugal selalu kalah.

Pertemuan pertama antara Ronaldo dan Perancis terjadi pada semifinal Piala Dunia 2006 di Stadion Allianz Arena, 5 Juli 2006. Ketika itu, tim berjulukan Seleccao takluk 0-1 akibat gol penalti Zinedine Zidane.

Ronaldo selalu kesusahan menembus gawang Perancis

Dalam turnamen tersebut, Ronaldo memang tampil tumpul. Dia cuma mencetak satu gol ke gawang tim non-unggulan, Iran, pada fase grup, 21 Juni 2006.

Setelah itu, ada dua partai kontra Perancis dijalani Ronaldo bersama Portugal. Semuanya berlangsung dalam rangka uji coba.

Salah satunya juga terjadi di Stade de France, yaitu pada 11 Oktober 2014. Perancis menang 2-1 berkat gol Karim Benzema dan Paul Pogba. Adapun Portugal membalas lewat Ricardo Quaresma, bukan Ronaldo.

Berpindah ke Estádio José Alvalade, 4 September 2015, peruntungan Ronaldo tidak berubah. Kali ini, gol tunggal Mathieu Valbuena dari tendangan bebas memaksa Portugal takluk.

Apabila mengulang catatan buruknya dengan Perancis, Ronaldo sekaligus menutup peluang untuk melampaui Michel Platini dalam daftar pencetak gol Piala Eropa sepanjang masa.

Keduanya kini memuncaki tabel dengan koleksi 9 gol. Perbedaannya, Platini hanya membutuhkan satu edisi Piala Eropa untuk mengukir catatan tersebut, sedangkan Ronaldo harus menempuh empat turnamen.

Ronaldo selalu kesusahan menembus gawang Perancis

Cristiano Ronaldo mengatakan Prancis akan menjadi tim yang difavoritkan untuk menjadi juara Euro 2016 karena posisinya sebagai tuan rumah. Namun demikian, Ronaldo yakin Portugal yang akan keluar sebagai juara.

Portugalpernah mengalami pengalaman buruk padaEuro 2004. Waktu itu, mereka menjadi tuan rumah dan difavoritkan juara. Tapi kenyataannya, Portugal justru kalah 1-0 dari Yunani. Fakta itu membuktikan bahwa tak ada ketentuantuan rumah akan menang dengan mudahdi laga final.

“Prancis akan sedikit difavoritkan daripada kami, tapi saya rasa Portugal akan menang,” ujar RonaldopadaUEFA.com.

Portugal melaju ke final ini setelah mengalahkan Wales dengan skor 2-0 di semi final. Sementara itu,Prancis mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 juga.

Ini kalimat yang di ucap Deschamps setelah menang melawan Jerman

Ini kalimat yang di ucap Deschamps setelah menang melawan Jerman

Ini kalimat yang di ucap Deschamps setelah menang melawan Jerman, Pelatih Perancis, Didier Deschamps, mengapresiasi performa Antoine Griezmann dan Hugo Lloris ketika mengalahkan Jerman di Stade Velodrome, Kamis (7/7/2016).

Perancis memenangi partai semifinal Piala Eropa itu berkat eksekusi penalti dan sontekan Griezmann. Nama terakhir sudah mencetak enam gol di turnamen.

Selain itu, Griezmann juga menciptakan 6 tembakan, 2 peluang, 5 umpan silang, dan 5 kali menggiring bola selama 90 menit.

Terkait penampilan Griezmann, Deschamps menyatakan, “Dia bekerja sangat keras bersama Olivier Giroud. Bahkan dari sudut pandang defensif, dia membantu kami bermain rapat.”

“Griezmann memanglah sosok sangat penting. Seperti ketika membela Atletico Madrid, dia mencetak beberapa gol dan membuat rekan-rekannya tampil baik di Piala Eropa,” kata Deschamps.

Ini kalimat yang di ucap Deschamps setelah menang melawan Jerman

 

Deschamps tidak cuma menunjuk Griezmann sebagai sosok protagonis, tetapi juga Lloris. Sejumlah aksi heroik diperagakan sang kapten saat melawan Jerman.

Dicatat UEFA, Lloris melakukan blok terhadap lima tembakan dan memotong empat serangan berbahaya dari Jerman.

“Lloris tampil sangat bagus dan memiliki peran krusial dalam pertandingan ini,” ucap sang pelatih.

Partai kontra Jerman sekaligus mendongkrak statistik Griezmann dan Lloris secara keseluruhan di Player Barometer.

Griezmann naik dari posisi ketiga ke puncak. Adapun Lloris mengalami lonjakan lima posisi sehingga masuk tiga besar penjaga gawang terbaik di turnamen.

Prancis berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 di babak semifinal Euro 2016. Dua gol Antoine Griezmann ke gawang Manuel Neuer memastikan langkah tuan rumah ke final.

Pelatih Les Bleus Didier Deschamps mengakui bahwa pertandingan melawan Jerman bukanlah pertandingan yang mudah. Namun, ia merasa senang karena telah sukses menundukkan sang juara dunia.

“Pertandingan yang sulit karena melawan tim besar yang juara dunia,” kata Deschamps kepada TF1.

“Ini pertandingan sulit mengingat kualitas yang dimiliki lawan, tapi kami tahu rasanya menderita dan menang.”

Di partai final nanti, Prancis akan berhadapan dengan Portugal yang sebelumnya telah berhasil mengalahkan tim kejutan Wales.

Gol Griezmann Bawa Perancis Tampil di Final Piala Eropa 2016

Gol Griezmann Bawa Perancis Tampil di Final Piala Eropa 2016

Gol Griezmann Bawa Perancis Tampil di Final Piala Eropa 2016

Gol Griezmann Bawa Perancis Tampil di Final Piala Eropa 2016, Antoine Griezmann kembali mencetak gol untuk Prancis. Kini, Les Bleus unggul 2-0 atas Jerman dan semakin dekat untuk menjejak final.

Gol Griezmann Bawa Perancis Tampil di Final Piala Eropa 2016

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Stade Velodrome, Marseille, Jumat (8/7/2016) dini hari WIB, berlangsung seru sedari awal. Baik Jerman maupun Prancis sama-sama tampil ofensif dengan tempo tinggi. Prancis, mengandalkan kecepatan dan kelincahan pemain-pemain seperti Antoine Griezmann dan Dimitri Payet, sempat beberapa kali mengancam gawang Jerman di menit-menit awal.

Sekitar lima menit pertandingan berjalan, Prancis membangun serangan dengan ciamik dari sisi kiri lapangan. Griezmann menjadi salah satu inisiatornya. Serangan tersebut berakhir dengan sepakan Griezmann dari jarak dekat, tetapi sepakan tersebut masih bisa ditepis oleh kiper Jerman, Manuel Neuer.

Tapi, setelahnya Jerman benar-benar mengurung Prancis. Para pemain Jerman naik tinggi hingga memenuhi area lapangan Prancis, termasuk Jerome Boateng yang berposisi sebagai bek tengah. Tidak jarang, Boateng langsung melakukan pressing ketika pemain-pemain Jerman kehilangan bola di area lapangan Prancis.

Pergerakan cair pemain Jerman juga menyulitkan Prancis. Tidak jarang perubahan posisi para pemain Jerman membuat Prancis kesulitan untuk menghentikan aliran bola. Di periode-periode inilah Jerman menciptakan sejumlah peluang.

Pada menit ke-12, Jerman mendapatkan peluang lewat usaha Thomas Mueller, tetapi usahanya masih melebar. Semenit kemudian gantian Mesut Oezil yang mendapatkan kans, tetapi tembakannya masih bisa ditepis oleh kiper Prancis, Hugo Lloris.

Sementara itu, pada menit ke-25 gantian Bastian Schweinsteiger mendapatkan peluang. Kapten timnas Jerman itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti dari luar kotak penalti. Tapi, tendangannya masih bisa ditepis oleh Lloris.

Prancis sempat beberapa kali membalas lewat tendangan bebas Payet. Tetapi, tendangan bebas gelandang milik West Ham United itu juga masih bisa dihentikan oleh Neuer.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Prancis jadi lebih sering mengancam gawang Jerman. Olivier Giroud mendapatkan kans bagus ketika ia merebut bola dari penguasaan Boateng. Giroud lalu menggiring bola hingga ke dalam kotak penalti Jerman. Namun, belum sempat ia melepaskan tembakan, Benedikt Howedes sudah memblok dengan tekelnya.

Griezmann juga sempat mendapatkan kans lewat tendangan kaki kirinya dari dalam kotak penalti. Tapi, sial baginya, tendangannya hanya menerpa jaring gawang.

Prancis akhirnya unggul di menit ke-45 ketika Schweinsteiger melakukan handball. Schweinsteiger mendapatkan kartu kuning dan Prancis mendapatkan penalti. Griezmann yang menjadi eksekutornya tidak membuang percuma kesempatan. Sepakannya keras mengarah ke sudut atas dan membawa ‘Tim Ayam Jantan’ unggul 1-0.

Keunggulan Prancis bertambah ketika pertandingan memasuki menit ke-72. Lagi-lagi Griezmann yang jadi pencetak golnya. Gol itu sendiri menunjukkan kesalahan lini belakang Jerman yang panik ketika ditekan pemain-pemain Prancis.

Bola yang direbut dari kaki pemain Jerman lantas diberikan kepada Paul Pogba di sisi kanan. Pogba lantas mengecoh Joshua Kimmich dan melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti. Umpan Pogba masih bisa di potong Neuer, tetapi bola langsung disambar oleh Griezmann. 2-0.

Susunan Pemain

Jerman: Neuer, Kimmich, Boateng (Mustafi 61), Howedes, Hector, Can (Goetze 66), Schweinsteiger, Kroos, Draxler, Oezil, Mueller.

Prancis: Lloris, Sagna, Umtiti, Koscielny, Evra, Matuidi, Pogba, Sissoko, Payet, Griezmann, Giroud.

Messi dijatuhi hukuman penjara atas kasus penggelapan pajak

Messi dijatuhi hukuman penjara atas kasus penggelapan pajak

Messi dijatuhi hukuman penjara atas kasus penggelapan pajak, Pengadilan telah memutuskan dan membuktikan bahwa Lionel Messi, dan ayahnya, Jorge Horacio Messi, bersalah dalam penggelapan pajak dan telah dijatuhi hukuman 21 bulan penjara.

Dalam sebuah pernyataan, pengadilan juga mengatakan bahwa kalimat dapat mengajukan banding melalui pengadilan tertinggi Spanyol. Di bawah hukum Spanyol, hukuman penjara pajak di bawah dua tahun dapat dilayani di bawah masa percobaan, berarti Messi dan ayahnya sangat tidak mungkin untuk masuk penjara.

Pengadilan juga telah memerintahkan Messi membayar denda sekitar € 2.000.000 ($ 2.200.000), sementara ayahnya ditangani € 1.5m baik untuk penggelapan pajak.

Messi dijatuhi hukuman penjara atas kasus penggelapan pajak


Pengadilan telah mendengar kasus yang dibawa oleh jaksa yang berpendapat bahwa Messi dan ayahnya, Jorge, yang digunakan bebas pajak di Belize dan Uruguay serta perusahaan shell di Inggris dan Swiss untuk menghindari membayar pajak sebesar € 4,1 juta pada pendapatan dari hak citra 2007-2009.

Barcelona pada hari Rabu mengeluarkan pernyataan mendukung bintang mereka ke depan, mengatakan bahwa mereka merasa Messi tidak bertanggung jawab pidana untuk penipuan pajak.

“FC Barcelona memberikan semua dukungannya kepada Leo Messi dan ayahnya dengan menghindari pajak yang diberikan oleh Pengadilan Provinsi di Barcelona hari ini,” kata pernyataan itu. “perjanjian dengan kejaksaan Pemerintah, menganggap bahwa pemain, yang telah diperbaiki posisinya dengan Kantor Pajak Spanyol, sama sekali tidak bertanggung jawab pidana berkaitan dengan fakta-fakta digarisbawahi dalam hal ini.

Messi dijatuhi hukuman penjara atas kasus penggelapan pajak

“FC Barcelona terus berada di pembuangan Leo Messi dan keluarganya untuk mendukung dia dalam tindakan apa pun yang ia memutuskan untuk mengambil membela kejujuran dan kepentingan hukumnya.”

Lionel Messi mengaku di pengadilan bulan lalu bahwa ia menandatangani banyak dokumen tanpa membaca isinya dan bahwa ia mengunjungi kantor notaris untuk pergi melalui dengan mendirikan sebuah perusahaan untuk menangani keuangan tanpa memahami apa yang sedang terjadi.

Pada tahun 2013, pemain Barcelona ditetapkan untuk menghindari menghadapi tuduhan apapun, sebagai layanan pendapatan Spanyol awalnya menerima bahwa ia tidak memiliki pengetahuan tentang kesalahan dan bukannya menekan semua tuduhan terhadap ayahnya.
Namun, pada Oktober 2014 jaksa penuntut memutuskan untuk melanjutkan dengan tuduhan, dan selama kasus pengadilan bulan Juni yang mewakili, Mario Maza, mengatakan bahwa klaim kapten Argentina tidak memahami bagaimana sistem bekerja tidak dapat diterima, karena bahkan anak-anak tahu bahwa pajak harus harus dibayar penuh.

Ketika berita tentang penyelidikan pertama pecah pada musim panas 2013, Messis membayar lebih dari € 5m tunggakan dan biaya tambahan. Mereka juga diyakini telah membayar € 10 juta pajak yang terutang atas penghasilan gambar-hak untuk tahun 2010 dan 2011.

Pada bulan Februari, rekan setimnya Messi, Javier Mascherano diberi satu tahun penjara karena tidak benar membayar pajaknya. Kalimat itu ditangguhkan selama dua tahun setelah tim kuasa hukumnya menolak opsi untuk membayar baru € 280,000 ($ 312,000) baik-baik saja, yang dianggap berlebihan.

Menurut majalah Forbes, Messi mendapatkan total $ 81.400.000 per tahun, membuatnya No 2 di daftar mereka atlet dengan bayaran tertinggi di dunia untuk 2016.

Portugal Lolos ke Final Piala Eropa 2016

Portugal Lolos ke Final Piala Eropa 2016

Portugal Lolos ke Final Piala Eropa 2016 , Portugal jadi tim pertama yang lolos ke final Piala Eropa 2016. Cristiano Ronaldo dan Nani jadi bintang dalam kemenangan 2-0 mereka atas Wales.

Portugal Lolos ke Final Piala Eropa 2016

Bagi Portugal sendiri, ini adalah kemenangan pertama mereka dalam 90 menit selama perhelatan Piala Eropa 2016 ini. Setelah mendominasi babak pertama, Portugal tampil agresif di babak kedua. Hasilnya, mereka mencetak dua gol dalam selang waktu tiga menit; dari Ronaldo di menit ke-50 dan Nani di menit ke-53.

Wales, yang tampil tanpa salah satu gelandang andalannya, Aaron Ramsey, kesulitan untuk membangun serangan di babak kedua. Gareth Bale sempat mendapatkan beberapa peluang lewat tendangan dari luar kotak penalti, tapi gagal menghasilkan gol.

Dengan begini, Portugal tinggal menanti pemenang dari duel Jerman vs Prancis. Final akan dihelat pada Senin (11/7/2016) dini hari pukul 02.00 WIB.

Jalannya pertandingan di babak pertama begitu membosankan. Kedua tim tak banyak menciptakan peluang. Bahkan, cuma ada satu tembakan ke gawang. Skor 0-0 menutup paruh pertama.

Pada babak kedua, Portugal mengubah cara bermain mereka. Hasilnya terlihat efektif.

Menit 50, Ronaldo mencetak gol lewat sundulannya usai memanfaatkan umpan dari Raphael Guerreiro. Berselang tiga menit, Seleccao das Quinas menggandakan skor lewat sontekan Luis Nani.

Tertinggal, Wales mencoba menaikkan tempo permainan dengan menarik Joe Ledley dan memasukkan Sam Vokes. Sayang, kebijakan tersebut tak membuahkan hasil.

Meski beberapa kali mengancam gawang Portugal, Wales gagal mencetak gol hingga peluit akhir berbunyi. Justru, Wales hampir saja kebobolan untuk ketiga kali di menit 78.

Bola sepakan Joao Mario berhasil ditepis oleh kiper Wales, Wayne Hennessey. Tepisan Hennessey tak sempurna dan membuat bola terus bergulir ke arah gawang. Beruntung, Hennessey masih mampu menghentikan laju bola.

Portugal tak mampu mencetak gol tambahan di sisa waktu yang ada. Alhasil, Portugal menghentikan kejutan Wales, setelah menang dengan skor 2-0, dan melangkah ke final. Kini, Portugal hanya tinggal menunggu pemenang antara Jerman versus Prancis.

Susunan Pemain :
Portugal: Rui Patricio (GK); Raphael Guerreiro, Jose Fonte, Bruno Alves, Cedric; Joao Mario, Danilo, Adrien Silva (Joao Moutinho 79′); Renato Sanches (Andre Gomes 74′); Cristiano Ronaldo, Nani (Ricardo Quaresma 86′).

Wales: Wayne Hennessey (GK); Ashley Williams, James Chester, James Collins (Jonathan Williams 66′); Neil Taylor, Joe Ledley (Sam Vokes 58′), Chris Gunter, Joe Allen, Andy King; Hal Robson-Kanu (Simon Church 63’), Gareth Bale.

Pernyataan yang di ucpakan Mourinho pada jumpa pers pertamanya

Pernyataan yang di ucpakan Mourinho pada jumpa pers pertamanya

Pernyataan yang di ucpakan Mourinho pada jumpa pers pertamanya, Jose Mourinho mantan pelatih FC Porto, Inter Milan, dan Chelsea itu mengaku bangga bisa jadi pelatih MU. Kepada wartawan, dia pun buka-bukan, mengungkapkan visi-misinya bersama MU.

“Saya berada di tempat yang memang saya inginkan,” ujar Mourinho, 53 tahun. “Ini pekerjaan yang diinginkan semua pelatih. Namun, tak semua pelatih mendapat kesempatan seperti ini.”

Mourinho pun berjanji bakal memberikan yang terbaik bagi MU. Dia bahkan berambisi menuai sukses melewati Alex Ferguson, pelatih legendaris MU.

Pernyataan yang di ucpakan Mourinho pada jumpa pers pertamanya

Soal Pemain Baru
Mourinho menyebut, di MU, dia mengincar empat pemain baru. Tiga di antaranya telah berhasil diamankan pihak klub.

Orang pun berhitung, ada Eric Bailly dan Zlatan Ibrahimovic yang sudah dikontrak MU. Bailly direkrut dari Villarreal, sementara Ibrahimovic datang setelah kontraknya berakhir di Paris Saint Germain.

Ada satu pemain lagi,  Henrikh Mkhitaryan, yang kemungkinan besar akan jadi rekrutan ketiga MU. Pasalnya, pihak Setan Merah telah bersepakat soal harga Mkhitaryan dengan Borussia Dortmund.

Lalu, siapa rekrutan keempat? Nama Paul Pogba mencuat, karena memang sudah lama MU menginginkan pemain Juventus itu. Namun, Mourinho enggan menyebut nama. “Kami sedang bekerja keras untuk mendatangkan pemain keempat itu,” ujarnya, tersenyum.

Soal Giggs
Ryan Giggs sudah jadi legenda bagi MU. Pria asal Wales itu jadi pemegang rekor penampilan terbanyak bersama MU, 963 laga.

Ada kabar angin yang mengatakan kepergiannya tersebut dikarenakan oleh Mounrinho.
Namun, Mourinho menolak bertanggung jawab. “Perginya Giggs bukan salah saya. Dia menginginkan pekerjaan yang diberikan klub kepada saya. Dia ingin jadi pelatih utama di klub,” ujar Mourinho.

Pernyataan yang di ucpakan Mourinho pada jumpa pers pertamanya

Soal Rooney
Wayne Rooney pernah dikenal sebagai penyerang jempolan. Saat ini, dia bahkan hanya terpaut empat gol, dari total 249 milik Bobby Charlton, pencetak gol terbanyak sepanjang masa MU.

Namun, sepanjang musim lalu, dia lebih sering bermain sebagai gelandang. Posisi yang sama dia mainkan bersama Inggris di Euro 2016.

Mourinho berjanji, di bawah asuhannya, Rooney akan kembali bermain sebagai penyerang.Mourinho pun yakin, suami Collen McLoughlin itu akan kembali menemukan ketajamannya.

“Bersama saya, Rooney tak akan lagi memainkan peran sebagai ‘pemain nomor 6’. Dia akan bermain lebih dekat dengan gawang lawan. Tidak seperti sekarang,” Mourinho menegaskkan.

Soal Pemain Muda
Mourinho sempat dituding sebagai pelatih yang tidak menyukai pemain muda. Pasalnya, timnya selalu diisi oleh pemain-pemain senior dan berpengalaman.

Maka itu, publik Old Trafford sempat khawatir akan kehadiran Mourinho. Maklum, MU sejak lama dikenal sebagai klub yang sangat peduli terhadap pemain muda.

Mourinho sendiri mengaku kaget mendengar asumsi ini. “Anda tahu berapa banyak pemain dari akademi yang sudah saya promosikan? Empat puluh delapan! Sebagian dari mereka sekarang jadi pemain besar, pemenang Liga Champions dan bermain di tim nasional,” ujar Mourinho.

Mourinho pun menuding, asumsi bahwa dia tak suka pemain muda diembuskan pihak yang tidak suka dirinya. “Itu seperti kebohongan yang sudah mendarah daging,” ujarnya.

Akan kita lihat dari perkembangan MU di tangan Mounrinho seiring waktu yang akan di lewati.