Sarri Datang, Mandzukic di Ambang Pintu Keluar Stadion Allianz | Agen Judi Online Terpercaya

 

 

 

 

Agen Judi Online Terpercaya – Penyerang Juventus, Mario Mandzukic, berada di ambang pintu keluar Stadion Allianz. Seperti diberitakan Calciomercato, Senin (24/6/2019), kehadiran Maurizio Sarri di kursi pelatih Juventus membuat penyerang berpaspor Kroasia tersebut harus angkat kaki.

Sarri terkenal sebagai pelatih yang mengandalkan pola 4-3-3. Dalam pola tersebut, Mandzukic hanya akan menurunkan satu penyerang tengah. Alih-alih memainkan Mandzukic di posisi penyerang tengah, Sarri justru memberikan tempat tersebut kepada Cristiano Ronaldo.

Sebenarnya, Mandzukic bisa saja dioperasikan sebagai winger kiri. Namun, Sarri tak bakal mengambil opsi tersebut. Sebab, Sarri dipercaya lebih memilih Paulo Dybala dan Douglas Costa untuk mengisi posisi winger, ketimbang menurunkan Mandzukic.

Melihat fakta di atas, Mandzukic terlihat tak lagi memiliki masa depan di Juventus. Karena itu, hengkang adalah pilihan satu-satunya bagi penyerang 33 tahun tersebut. Sejauh ini, ada tawaran menarik dari China dan Jerman yang sampai ke meja eks penyerang Bayern Munich tersebut.

Akan tetapi, Mandzukic tidak terburu-buru mengambil tawaran dari klub lain. Dipercaya, Mandzukic bakal terlebih dulu mencoba menarik hati Sarri di masa pramusim Juventus. Jika di masa pramusim Mandzukic gagal mengambil hati Sarri, barulah penyerang bertinggi badan 190 sentimeter itu hengkang dari Juventus.

Mandzukic sendiri sudah empat musim (2015-2019) membela Juventus. Dalam kurun waktu tersebut, Mandzukic turun di 162 pertandingan dengan koleksi 44 gol dan 22 assist. Sementara dalam jumlah trofi, Mandzukic telah mempersembahkan delapan gelar bagi pubik Kota Turin.

Manchester United Sanggupi Harga Jual Paulo Dybala | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

 

 

Agen Judi Online Terpercaya – Manchester United dikabarkan siap menebus harga klausul penjualan Paulo Dybala dari Juventus. Namun, pembicaraan dengan Dybala masih belum terealisasi karena Dybala ingin bertemu dengan Maurizio Sarri terlebih dahulu.

Saat ini, Dybala masih bersama Argentina yang berlaga pada Copa America 2019. Hal itu membuatnya belum bisa bertemu dengan pengganti Massimiliano Allegri, yaitu Maurizio Sarri.

Performa Dybala menurun pada musim 2018-19. Hal itu dikarenakan kehadiran Cristiano Ronaldo.

Produktivitas Dybala menurun karena ia tak lagi menjadi harapan utama untuk menghasilkan gol. Kondisi tersebut membuat Dybala merasa tidak nyaman dan mempertimbangkan hengkang.

Namun, pergantian pelatih membuat Dybala merevisi keinginannya. Ia mau berdiskusi dengan Sarri agar bisa mengetahui visi dari pelatih anyar Juventus tersebut.

Jika pada akhirnya memutuskan untuk hengkang, Dybala sudah memiliki banyak peminat. Satu di antaranya adalah Manchester United yang siap menebus harga klausul penjualan Dybala, yang mencapai 120 juta euro.

Selain itu, Manchester United juga berpeluang menukar Dybala dengan Paul Pobga yang tertarik untuk kembali ke Juventus.

Barcelona Tak Mau Masuk Perangkap PSG bila Diam-diam Datangkan Neymar | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

\

 

Agen Judi Online Terpercaya – Barcelona Tak Mau Masuk Perangkap PSG bila Diam-diam Datangkan Neymar

Barcelona bakal berhati-hati jelang dimulainya negosiasi untuk membeli kembali Neymar dari Paris Saint-Germain.

Megabintang Brasil, Neymar, kini terus dihubung-hubungkan dengan mantan klubnya Barcelona.

Pemain berusia 27 tahun ini hengkang dari Barcelona ke Paris Saint-Germain dengan mahar 222 juta euro (sekitar 3,5 triliun rupiah) pada 2017.

Namun, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, mengklaim bahwa Neymar tak akan dipertahankan pada musim 2019-2020 bila ia tak berkomitmen kepada klub.

Eks penyerang Santos tersebut sempat dihubungkan dengan kepindahan ke Real Madrid dan Manchester United.

Akan tetapi, Neymar kini dikabarkan mendekat ke klub lamanya, Barcelona.

Raksasa Catalunya dilaporkan siap menyediakan sejumlah uang beserta beberapa pemain, untuk ditukar dengan Neymar.

Barcelona dikabarkan bakal berhati-hati, demi menghindari perangkap yang disiapkan PSG dalam negosiasi Neymar.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Barcelona untuk jajaran direktur, Josep Vives.

“Ada sesuatu yang tak bisa kami lakukan. Sekarang ia adalah pemain PSG dan kami tak bisa berbicara soal transfernya,” tutur Vives.

“Kami tak bisa mengatakan apa pun karena bisa jadi kami bakal kena perangkap,” ucap Vives menambahkan.

Neymar telah bergabung bersama PSG selama dua musim.

Dalam masa baktinya bersama Les Parisiens, ia berhasil menyabet dua gelar Liga Prancis, satu Piala Prancis, dan Piala Liga Prancis.

Pembelaan PSSI soal Batalnya Penerapan VAR di Shopee Liga 1 | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

Agen Judi Online Terpercaya – PSSI batal menerapkan teknologi Video Assitant Referee (VAR) pada Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar dan O Channel. Meski sudah melapor dan berkonsultasi kepada FIFA, PSSI menyebut ada proses panjang dalam penerapan teknologi itu di sepak bola Indonesia.

Sebenarnya, PSSI dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), beberapa waktu lalu, telah memerintahkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menerapkan VAR di Liga 1. Hal ini untuk meminimalkan kesalahan-kesalahan dari wasit.

“Ada 18 kriteria yang harus dipenuhi di dalam buku IFAB (regulasi FIFA) itu, dari mulai training dan lain sebagainya,” kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Senin (17/6/2019).

“Persiapan itu 1 sampai 1,5 tahun, dengan posisi memiliki jumlah wasit FIFA yang minimal. Kira-kira kita butuh dua tahun untuk pengembangan SDM-nya sendiri.”

Tisha menambahkan, PSSI bisa mencari uang untuk menerapkan teknologi tersebut. “PSSI pernah terhenti selama tujuh tahun gara-gara konflik internal dan lain sebagainya membuat kami tertinggal dibanding negara lain. Kami punya pekerjaan rumah mengejar ketertinggalan ini, termasuk persoalan SDM,” ucapnya.

 

Tisha mengatakan semuanya harus berproses. Tidak mungkin tiba-tiba langsung diterapkan. Karena itu, PSSI ingin media juga memberikan edukasi kepada masyarakat soal penggunaan VAR.

 

“Pada bukunya IFAB itu ada langkah-langkah yang harus dipenuhi. Itu minimal mereka harus ada tiga operator di balik layar, yaitu dua di antaranya harus wasit yang sudah berlatih soal VAR dan kemudian ada wasit (tidak harus berlisensi FIFA) yang memang sudah dilatih dalam hal penggunaaan alat komunikasi yang terhubung dengan VAR,” papar Tisha.

 

“Jadi dalam satu laga saja kita minimal butuh 4 wasit. Ada cadangan 1 untuk asisten wasit. Dengan VAR, tambah di belakang dua wasit,” ujar Tisha.

 

“Jadi harus ada 7 wasit per laga yang sudah dilatih selama kurang lebih 6 sampai 8 bulan oleh FIFA,” ujar wanita asal Banten itu.

Duo Barcelona Bisa Gantikan Paul Pogba di Manchester United | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

Agen Judi Online Terpercaya – Manchester United tengah menyiapkan calon pengganti Paul Pogba. Dua bintang Barcelona, Phillippe Coutinho dan Ivan Rakitic dikabarkan masuk radar tim Setan Merah.

Rakitic adalah pemain kunci Barcelona di bawah Ernesto Valverde. Namun, kabarnya Barcelona ingin berpisah dengan maestro lini tengahnya tersebut. Sementara, Coutinho melewati musim yang sulit dengan raksasa Catalan. Bahkan, ia sempat dicemooh oleh suporter.

 

MU memang harus bergerak cepat bila Pogba tak mau bertahan. Pogba memang mengaku ingin mencoba tantangan baru di luar Old Trafford.

“Setelah semua yang terjadi musim ini, yang menjadi musim terbaik saya juga. Saya pikir ini menjadi saat yang tepat untuk memiliki tantangan baru di tempat lain,” kata Pogba mengutip dari Mirror, Senin (17/6/2019).

 

Lini tengah Manchester United bakal kritis bila Pogba pindah. Apalagi, mereka juga sudah kehilangan Ander Herrera yang sepakat gabung PSG.

 

Namun, langkah Manchester United di bursa transfer musim panas ini tergantung dengan keputusan Paul Pogba yang menarik ulur masa depannya di klub. Sebab, pemain asal Prancis itu masih memiliki kontrak di Old Trafford hingga dua tahun kedepan.

 

Mantan pemain Juventus itu telah mengemas 13 gol serta sembilan assist untuk Manchester United pada Premier League 2018-2019.

 

4 Calon Pelatih Juventus Versi Moggi, Siapa yang Akhirnya Ditunjuk? | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

Agen Judi Online Terpercaya – Mantan CEO Juventus, Luciano Moggi, mengaku eks timnya tidak pernah mendekati pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Pria 81 tahun itu menilai, Juventus hanya mencoba mendatangkan salah satu dari Maurizio Sarri (Chelsea), Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur), Simone Inzaghi (Lazio) dan Josep Guardiola (Manchester City).

Semenjak Massimiliano Allegri diputuskan tak lagi menangani Juventus musim depan, sekian pelatih dihubung-hubungkan dengan klub yang bermarkas di Stadion Allianz tersebut. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kandidat pun semakin mengerucut.

Menurut laporan Calciomercato, Juventus akan mengumumkan sosok pelatih anyar pada medio pekan depan. Paling cepat, Juventus mengumumkan sang allenatore baru pada Senin 3 Juni 2019. Lantas, siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih Juventus musim depan?

Nama Sarri jadi kandidat terdepan. Meski baru-baru ini menolak dikabarkan bakal menangani Juventus musim depan, Sarri disinyalir sudah menjalin kesepakatan dengan si Nyonya Tua.

Bahkan, eks pelatih Napoli itu dilaporkan sudah menyetujui kontrak tiga tahun dengan gaji 6-7 juta euro per musim. Karena itu, Moggi tidak kaget jika akhirnya manajemen Juventus menunjuk Sarri sebagai suksesor Allegri.

(Sarri calon kuat pelatih Juventus musim depan)

Juventus tidak pernah mendekati Klopp. Semua orang membicarakan Guardiola, Sarri, Pochettino dan Inzaghi, namun tidak dengan Klopp. Sarri? Jika ia ditunjuk, itu takkan mengejutkan saya. Ada peluang besar bagi Sarri untuk duduk di bangku cadangan Juventus, namun ia bukan satu-satunya kandidat,” kata Moggi mengutip dari Calciomercato, Rabu (29/5/2019).

Virgil van Dijk, Pelari Tercepat di Liga Champions 2018–2019 | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

 

Agen Judi Online Terpercaya – Virgil van Dijk menjalani musim luar biasa pada 2018-2019. Meski gagal jadi juara Premier League bersama Liverpool, statistik the Reds sepanjang musim lalu terbilang mengesankan.

Belum lagi, ia mengantar Liverpool menjuarai Liga Champions serta mengantar Belanda jadi runner-up UEFA Nations League.

 

Performa apik itu membuat Virgil van Dijk diganjar beberapa penghargaan personal, satu di antaranya, ia menyabet gelar PFA Player of the Year 2019. Bek 27 tahun itu kini jadi favorit penerima gelar Ballon d’Or 2019.

 

Secara personal, penampilan van Dijk memang cemerlang. Ia jadi pemain paling sulit dilewati lawan. Ketika pemain lawan sudah masuk ke sektor pertahanan Liverpool dan Timnas Belanda, semua kesulitan melewati adangan benteng tangguh bernama van Dijk.

 

Pemain sekelas Kylian Mbappe, Eden Hazard, hingga Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo, tak ada yang mampu melewatinya. Tercatat hanya satu pemain yang sanggup mengatasi adangan van Dijk, dia adalah pemain Manchester City, Leroy Sane.

 

Kini ada satu lagi statistik personal menawan yang diukir mantan bek Southampton itu. Give Me Sport, Sabtu (15/6/2019), menulis, van Dijk merupakan pelari paling cepat dalam Liga Champions musim 2018-2019.

 

Catatan itu dibukukan van Dijk, tepatnya saat Liverpool menjalani laga tandang melawan Barcelona di Camp Nou pada leg pertama semifinal. Dalam satu momen, kapten Timnas Belanda itu berlari mencapai kecepatan 34,5 km/jam.

 

Momen itu terjadi di pengujung pertandingan. Messi menguasai bola di sektor pertahanan dengan ditemani Jordi Alba dan Luis Suarez, sementara sektor belakang Liverpool tercecer, tinggal menyisakan Andy Robertson.

 

Namun, van Dijk tiba-tiba muncul, kembali ke posisinya. Ia melakukan sprint, memperlihatkan kecepatan luar biasa.

 

Keberadaan van Dijk membuat situasi yang semula 1 vs 3 menjadi 2 vs 2, karena Messi kemudian hanya bisa mengumpan pada Suarez.

 

Sisa cerita sudah diketahui. Liverpool melakukan pembalasan di leg kedua di Anfield, hingga melaju ke final dan jadi juara. Virgil van Dijk jelas punya peran besar dalam pencapaian itu.

Beto Goncalves Cetak Quattrick, Timnas Indonesia Menang Telak atas Vanuatu | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

 

Agen Judi Online Terpercaya –  Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan besar dalam laga uji coba internasional kontra Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). Timnas Indonesia menang telak 6-0, di mana Beto Goncalves mencetak empat gol dalam pertandingan ini, di mana dua gol lain dicetak oleh Evan Dimas.

Timnas Indonesia langsung berhasil membuka keunggulan saat pertandingan baru memasuki menit kedua. Berawal dari penetrasi yang dilakukan Andik Vermansah di sisi kiri, pemain asal Jawa Timur itu melepaskan umpan silang yang disambut baik oleh Beto Goncalves untuk menceploskan bola ke gawang Vanuatu.

Meski meraih keunggulan cepat dalam pertandingan ini, tampak Timnas Indonesia masih beradaptasi dengan formasi 4-4-2 yang untuk pertama kalinya diterapkan oleh Simon McMenemy dalam sebuah laga uji coba resmi. Hansamu Yama dkk. masih tampak mencoba mencari bentuk yang lebih baik.

Kondisi tersebut membuat lini pertahanan Timnas Indonesia beberapa kali mendapatkan ancaman dari Vanuatu. Beruntung Yanto Basna dan Hansamu Yama masih cukup disiplin untuk membantu Andritany Ardhiyasa mengawal gawang Tim Garuda.

Timnas Indonesia akhirnya menambah keunggulan lewat gol tendangan jarak jauh Evan Dimas Darmono yang meluncur deras ke dalam gawang Vanuatu pada menit ke-18. Berawal dari keberhasilan Irfan Bachdim mencuri bola dari pemain bertahan Vanuatu, bola diberikannya kepada Riko Simanjuntak yang berada di ujung tengah kotak penalti.

Riko Simanjuntak menahan bola dengan dadanya dan mengarahkannya kepada Evan Dimas yang sudah berdiri di belakangnya. Evan Dimas pun melepaskan tembakan keras yang meluncur deras ke gawang Vanuatu yang hanya dilihat tanpa antisipasi apa pun oleh kiper Vanuatu, Dick Taiwia.

Alberto Goncalves mendapatkan peluang untuk memperbesar keunggulan Timnas Indonesia pada menit ke-30. Sayang, umpan cantik dari Andik Vermansah gagal dimaksimalkannya karena tembakan dari depan gawang Vanuatu yang dilepaskannya masih melayang di atas mistar.

Hingga babak pertama usai, kedudukan 2-0 untuk keunggulan Timnas Indonesia tidak berubah. Tim Garuda mendominasi penguasaan bola, tapi hanya dua peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol dalam 45 menit pertama.

Timnas Indonesia memulai babak kedua dengan lebih percaya diri. Permainan yang sabar dari belakang ke depan diperlihatkan Yustinus Pae dkk. Bahkan dalam waktu singkat Tim Garuda langsung menambah keunggulannya lewat gol yang dicetak Beto Goncalves.

Tepatnya pada menit ke-47, Beto Goncalves lagi-lagi menyambut umpan silang Andik Vermansah dengan baik. Perbedaannya dengan gol pertama, Beto berdiri bebas dan menanduk bola ke gawang yang kosong karena kiper Vanuatu sudah terlanjut maju ke depan untuk bisa menghalau umpan Andik kepada Beto.

Vanuatu merespons gol itu dengan sebuah ancaman lewat tendangan bebas yang dilepaskan Andre Batick pada menit ke-50. Beruntung, tembakan Batick masih di atas mistar gawang Andritany yang sudah berusaha melompat untuk menghalau bola.

Beto Goncalves memperlihatkan kualitas luar biasa dengan mencetak hattrick pada menit ke-61. Gol tercipta lewat proses kerja sama tim yang luar biasa.

Berawal dari umpan silang Andik Vermansah yang lolos dari kejaran pemain Vanuatu di sisi kanan kepada Evan Dimas, tapi gelandang Tim Garuda itu itu membiarkan bola lewat untuk diambil oleh Beto Goncalves. Pemain naturalisasi itu mengecoh dua pemain bertahan Vanuatu sebelum menceploskan bola ke gawang Vanuatu dan membuat kedudukan menjadi 4-0.

Hampir saja Timnas Indonesia membuat kedudukan bertambah pada menit ke-63. Umpan silang Febri Hariyadi yang baru saja masuk menggantikan Riko Simanjuntak mengarah tepat ke kaki Beto Goncalves yang melepaskan tembakan pelan ke gawang yang tak terkawal dengan baik. Sayang bola berjalan begitu lambat sehingga pemain bertahan Vanuatu mampu mengejarnya dan membuang bola.

Namun, hanya satu menit berselang Beto Goncalves benar-benar mencetak gol keempatnya dan membuat kedudukan menjadi 5-0 untuk keunggulan Timnas Indonesia. Lagi-lagi Andik Vermansah menjadi sosok penting dengan mengirim umpan silang dari sisi kanan lapangan dan disambut dengan tandukan Beto yang akurat mengoyak jala gawang Vanuatu.

Begitu mudahnya Timnas Indonesia unggul jauh atas Vanuatu, Simon McMenemy pun memutuskan menarik keluar Andritany Ardhiyasa dan memberikan menit bermain kepada Awan Setho untuk mengawal gawang Tim Garuda pada menit ke-70.

Timnas Indonesia menambah keunggulan menjadi 6-0 lewat gol yang dicetak oleh Evan Dimas Darmono pada menit ke-73. Evan Dimas maju membantu Dedik Setiawan, pemain yang menggantikan Beto Goncalves, yang mendapatkan bola dan menyerang seorang diri. Dedik yang melihat pergerakan Evan langsung mengirimkan bola dan dengan tenang Evan mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini.

Hingga pertandingan berakhir, keunggulan telak 6-0 yang diraih Timnas Indonesia tidak berubah. Beto Goncalves dan Evan Dimas menjadi dua pemain yang mencetak gol dalam pertandingan ini, di mana Beto mencetak empat gol dan Evan mencetak dua gol. Sementara itu, Andik Vermansah menjadi pemain yang cukup banyak memberikan assist, yaitu empat assist untuk empat gol Beto Goncalves.

Marc Marquez Tercepat Saat FP1 MotoGP Catalunya | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

LIGA108 – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menjadi yang tercepat dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Catalunya 2019 yang digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Jumat (14/6/2019). Marquez mencatatkan waktu tercepat 1 menit 40,692 di sesi pertama latihan MotoGP Catalunya itu.

Marquez yang menggunakan ban soft dalam sesi latihan pertama MotoGP Catalunya ini mampu menyetel motornya dengan sangat baik. Melakukan latihan dengan total 20 lap, Marquez sukses menyetel catatan waktu 1 menit 40,692 detik sebagai yang tercepat.

Torehan Marquez hanya unggul 0,111 detik dari Fabio Quartararo, pembalap debutan Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2019, yang berhasil mengemas catatan terbaiknya 1 menit 40,803 detik di FP1 MotoGP Catalunya.

Quartararo mampu unggul dari pembalap utama pabrikan Yamaha, Maverick Vinales. Pembalap Monster Energy Yamaha itu berada di peringkat ketiga dengan catatan 1 menit 40,872 detik, unggul 0,158 atas Andrea Dovizioso yang berada di peringkat keempat.

Sementara itu, rekan setim Vinales, Valentino Rossi, berada di urutan kesembilan pada FP1 MotoGP Catalunya. The Doctor mencatatkan waktu 1 menit 41,190 detik.

Hasil FP1 MotoGP Catalunya 2019

POS Pembalap Tim Waktu LAP

1 Marc Marquez Repsol Honda 1’40.692s 19/20
2 Fabio Quartararo Petronas Yamaha +0.111s 20/20 337k
3 Maverick Viñales Monster Yamaha +0.180s 16/22 337k
4 Andrea Dovizioso Mission Winnow Ducati +0.338s 9/17 345k
5 Takaaki Nakagami LCR Honda +0.348s 16/20 342k
6 Jack Miller Pramac Ducati +0.357s 10/18 345k
7 Alex Rins Suzuki Ecstar +0.450s 12/19 339k
8 Franco Morbidelli Petronas Yamah +0.468s 5/21 335k
9 Valentino Rossi Monster Yamaha +0.498s 20/20 340k
10 Aleix Espargaro Factory Aprilia Gresini +0.521s 6/17 341k
11 Cal Crutchlow LCR Honda +0.551s 19/19 347k
12 Joan Mir Suzuki Ecstar +0.663s 15/21 340k
13 Johann Zarco Red Bull KTM Factory +0.698s 18/18 340k
14 Pol Espargaro Red Bull KTM Factory +0.718s 11/19 342k
15 Francesco Bagnaia Pramac Ducati +0.838s 7/19 340k
16 Tito Rabat Reale Avintia Ducati +0.911s 19/22 340k
17 Jorge Lorenzo Repsol Honda +0.929s 12/16 342k
18 Danilo Petrucci Mission Winnow Ducati +0.932s 6/18 341k
19 Andrea Iannone Factory Aprilia Gresini +1.133s 12/19 344k
20 Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 +1.228s 12/20 337k
21 Karel Abraham Reale Avintia Ducati +1.280s 17/18 340k
22 Bradley Smith Factory Aprilia Gresini +1.476s 6/17 341k
23 Sylvain Guintoli Suzuki Ecstar +1.671s 17/17 337k
24 Hafizh Syahrin Red Bull KTM Tech3 +1.756s 5/18 336k

Jadwal Pertandingan Copa America 2019, Sabtu 15 Juni | AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

 

 

 

 

Agen Judi Online Terpercaya  –  Copa America 2019 resmi berlangsung pada akhir pekan ini. Duel Brasil vs Bolivia akan menjadi partai pembuka turnamen yang telah memasuki edisi ke-46 tersebut.

Brasil dan Bolivia tergabung di Grup A. Selain kedua tim tersebut, Grup A juga dihuni Venezuela dan Peru. Rencananya, duel Tim Samba kontra Bolivia akan berlangsung di Estadio do Morumbi, Sao Paulo, Sabtu (15/6/2019) pagi WIB.

Sejauh ini, Timnas Brasil dan Bolivia telah 29 kali saling berhadapan di seluruh ajang kompetisi. Dari 29 pertemuan tersebut, Selecao berhasil memetik 20 kemenangan, empat imbang, dan hanya menelan lima kekalahan.

 

Berbekal catatan tersebut, Brasil diunggulkan untuk memetik kemenangan. Apalagi, mereka bertindak sebagai tuan rumah dan mendapat dukungan penuh dari suporternya yang memadati stadion.

 

Akan tetapi, pelatih Timnas Brasil, Tite, mengingatkan anak asuhnya untuk tak jemawa. Bagi Tite, Tim Samba harus tampil konsisten untuk bisa merengkuh trofi Copa America 2019.

 

“Kami tidak dapat menyangkal adanya tanggung jawab untuk menang. Tentu saja, kami ingin menang. Tetapi, kami sadar harus membangun langkah-langkah tepat untuk merengkuh gelar juara tersebut,” ujar Tite.

 

Selain Timnas Brasil versus Bolivia laga lain dari Grup A Copa America 2019 yang akan tersaji adalah Venezuela kontra Peru, di Arena do Gremio, Porto Alegre, Minggu (16/6/2019) dini hari WIB.

 

Berikut ini adalah jadwal pertandingan Grup A Copa America 2019:

Jadwal pertandingan

Sabtu (15/6/2019):

Brasil Vs Bolivia – pukul 07.30 WIB

 

 

Minggu (16/6/2019):

Venezuela Vs Peru – puku; 02.00 WIB