Agen 88Tangkas - Kemenangan Madrid ternoda dengan handball Gabi

Agen 88Tangkas – Kemenangan Madrid ternoda dengan handball Gabi

Agen 88Tangkas – Kemenangan Madrid ternoda dengan handball Gabi, Atletico Madrid akhirnya memastikan diri lolos ke babak semfinal Liga Champions 2015-2016 setelah mengalahkan Barcelona 2-0 di leg kedua babak perempatfinal, Kamis (14/4/2016). Hasil tersebut membuat Atletico menang dengan agregat 3-2.

Pada pertandingan tersebut penyerang asal Prancis, Antoine Griezmann berhasil menjadi penyelamat. Ia mencetak gol pada menit 36 dan satu melalui titik putih dua menit jelang bubaran.

Namun kemenangan tersebut sempat ternoda dengan keputusan wasit yang dinilai salah. Pemain Atletico, Gabi memang sempat menyentuh bola di dalam kotak terlarang, namun wasit menilai itu sebagai pelanggaran di luar area penalti. Akhirnya Barca tak mendapatkan penalti dan gagal mencetak gol.

Usai pertandingan,Gabi mengakui bahwa dirinya memang menyentuh bola dengan tangan kanannya. Tetapi sayang, ia tidak mau mengatakan apakah kejadian tersebut berada di dalam atau luar kotak penalti.

“Ya memang itu handball. Saya tidak tahu itu di dalam atau luar kotak penalti. Terkadang Anda sadar tetapi terkadang tidak,” ujar Gabi seperti diberitakanSprotsmole, Kamis (14/4/2016).

Agen 88Tangkas – Kemenangan Madrid ternoda dengan handball Gabi

Kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid dalam lanjutan gelaran babak perempatfinal Liga Champions 2015–2016 pada Kamis dini hari tadi WIB sukses menarik perhatian pecinta sepakbola Eropa. Selain kekalahan memilukan itu, insiden handball yang dialami kapten Atletico Madrid, Gabi, juga menjadi sorotan.

Jelang akhir laga, protes dilayangkan skuad Blaugrana –julukan Barcelona– karena mereka menilai Gabi telah terkena handball. Atas insiden tersebut, skuad Barca seharusnya mendapat kesempatan tendangan penalti. Namun, kesempatan itu tidak didapatkan skuad Barca karena wasit menilai insiden tersebut terjadi di luar kotak terlarang.

Meski demikian, pelatih Barcelona Luis Enrique mengaku tidak melihat insiden tersebut dengan jelas. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan lagi membahas mengenai kekalahan itu.

“Mengenai handball yang terjadi, saya tidak melihat dengan jelas. Saya diberi tahu bahwa itu seharusnya penalti. Namun, saya tidak memiliki data untuk berbicara mengenai hal itu,” ucap Enrique, mengutip dari Football Espana, Kamis (14/4/2016).

“Saya tidak akan mengulik penyebab Barca tidak berhasil mencetak gol. Penilaian kami akan berbeda. Meski begitu, kami bangga dengan skuad kami. Kami senang Barca masih diunggulkan dalam setiap kompetisi. Namun, kami harus mulai membenahi diri,” lanjut pelatih berusia 45 tahun itu.